Bisnis internasional dapat ditelusuri ke beberapa abad sebelum masehi ;
- Periode Sebelum Industri
Abad ke-16 dan 17 menunjukkan investasi luar negeri pertama di bawah rubrik penjajahan. Pemerintah menginvestasikan secara langsung dalam koloni , / memberikan hak bagi individu untuk melakukannya dengan tujuan yang tepat untuk menghasilkan bahan baku pada awalnya, kemudian produk, pengendalian menyerupai monopoli dalam perdagangan.
- Periode Industrialisasi
Proses industrialisasi menimbulkan perkembangan pembatasan perdagangan di banyak Negara untuk melindungi industri baru mereka.
- Periode Perang Dunia II
Akhir perang dunia II, terdapat permintaan besar yang terpendam atas produk dan jasa. Dengan beberapa kesamaan kebutuhan perbaikan untuk politik internasional dan system moneter internasional, perdagangan dan investasi berkembang dengan pesat.
- Era Multinasional
Perkembangan perusahaan multinasional dan aktivitasnya merupakan perkembangan yang paling signifikan dalam bisnis internasional. Seluruh perekonomian dunia, perdagangan internasional, dan investasi luar negeri meningkat sebagai presentase dari total aktivitas ekonomi.
Bisnis internasional termasuk semua transaksi bisnis yang menyangkut dua / lebih Negara. Perusahaan mendapatkan kerumitan dalam bisnis internasional karena alas an bervariasi :
1. Untuk memperluas penjualan
2. Kebutuhan bisnis internasional sebagai sarana tambahan untuk bahan baku / faktor produksi lainnya
3. Aktivitas internasional untuk meningkatkan sarana pengetahuan.
AcCoUnting iS FuN!!
Rabu, 18 Januari 2012
Senin, 09 Januari 2012
Pengenalan Terhadap Teori Akuntansi
Istilah "teori akuntansi" sebenarnya cukup misterius. Ada banyak definisi seluruh literatur akuntansi dan istilah ini agak sulit dipahami. Teori Akuntansi didefinisikan sebagai dasar asumsi definisi prinsip dan konsep dan bagaimana kita mendapatkannya, melalui aturan akuntansi yang digarisbawahi itu yang dibuat oleh badan legislatif - Dan pelaporan informasi akuntansi dan keuangan.telah ada dan akan terus menjadi bahan diskusi yang luas dan argumentasi tentang apa asumsi-asumsi dasar, definisi, prinsip, dan konsep harus: demikian, teori akuntansi tidak pernah menemukan konsep final dan selesai konsep.
Kita menafsirkan definisi teori akuntansi dengan lebar. Penyusunan kerangka konseptual yang seharusnya memberikan bimbingan dasar untuk pembuatan peraturan tercakup dalam teori akuntansi. Menganalisis aturan akuntansi untuk melihat bagaimana mereka sesuai dengan kerangka kerja konseptual atau prinsip-prinsip lainnya juga berada dalam lingkup teori akuntansi. Sedangkan praktik aktual akuntansi umumnya kurang teoritis pertanyaan seperti mengapa perusahaan memilih metode tertentu di mana ada pilihan (LIFO versus FIFO misalnya) merupakan bunga teoretis karena kami ingin tahu alasan yang mendasari pilihan. Dalam arti yang pragmatis, dapat dikatakan bahwa teori akuntansi yang berkaitan dengan akuntansi keuangan meningkatkan penyajian laporan. walaupun mungkin ada konflik antara manajer dan investor, antara kelompok-kelompok lain, relatif terhadap isu apa memperbaiki laporan keuangan, karena kepentingan mereka tidak persis sama.
Teori Akuntansi dan Pembuatan Kebijakan
Hubungan antara teori akuntansi dan proses penetapan standar harus dipahami dalam konteks yang lebih luas, seperti terlihat pada pameran 1-1. kami mengingatkan bahwa pameran 1-1 sangat sederhana. Kondisi ekonomi berdampak pada kedua faktor politik dan teori akuntansi. faktor-faktor politik, pada gilirannya, juga berpengaruh pada teori akuntansimisalnya, setelah PSAK No 96 tentang alokasi pajak penghasilan muncul pada tahun 1987, beberapa artikel jurnal serta pembuat laporan keuangan perusahaan sangat dikritik itu. Akhirnya, faktor politik (lihat diskusi berikut) seperti kemahalan dan kesulitan untuk menerapkan PSAK 96 menyebabkan penggantian dengan PSAK no 109. Meskipun sederhana, Bukti 1-1 adalah titik awal yang baik untuk membawa keluar bagaimana ide-ide dan kondisi akhirnya menyatu ke dalam kebijakan-membuat keputusan yang membentuk laporan keuangan Badan-badan seperti FASB dan SEC, yang telah dibebankan dengan membuat aturan akuntansi keuangan, melakukan fungsi kebijakan. Fungsi kebijakan juga disebut pengaturan standar atau aturan pembuatan.
Dan secara khusus mengacu pada proses tiba pada pernyataan yang dikeluarkan oleh FASB atau SEC. Masukan untuk fungsi pembuatan kebijakan berasal dari tiga utama (meski tidak harus sama) sumber. Tingkat inflasi yang pada 1970-an, yang diragukan lagi catalvse yang memimpin FASB untuk memaksa pengungkapan informasi mengenai perubahan harga, adalah contoh klasik dari kondisi ekonomi yang dilanggar pada pembuatan kebijakan.
Teori akuntansi di kembangkan dan disaring dari proses penelitian akuntansi. Guru besar akuntansi biasanya mengerjakan penelitian, tetapi banyak individu dari organisasi pembuatan kebijakan, kantor akuntan publik dan privat industri juga memainkan peranan penting dalam proses penelitian. Standar dan pengumuman lain dari pembuatan kebijakan organisasi di interpretasi dan ditaruh ke dalam level latihan organisasi. Dari sini, keluaran dari level kebijakan diimplementasi pada level latihan akuntansi. Jelas, kita sudah masuk ke era dimana kegagalan dari perusahaan public yang besar misalnya : Enron, worldcom akan mempunyai pengaruh signifikan sejak standar akuntansi keuangan, peraturan audit dan struktur institusi organisasi seperti FASB dan SEC.
Kita menafsirkan definisi teori akuntansi dengan lebar. Penyusunan kerangka konseptual yang seharusnya memberikan bimbingan dasar untuk pembuatan peraturan tercakup dalam teori akuntansi. Menganalisis aturan akuntansi untuk melihat bagaimana mereka sesuai dengan kerangka kerja konseptual atau prinsip-prinsip lainnya juga berada dalam lingkup teori akuntansi. Sedangkan praktik aktual akuntansi umumnya kurang teoritis pertanyaan seperti mengapa perusahaan memilih metode tertentu di mana ada pilihan (LIFO versus FIFO misalnya) merupakan bunga teoretis karena kami ingin tahu alasan yang mendasari pilihan. Dalam arti yang pragmatis, dapat dikatakan bahwa teori akuntansi yang berkaitan dengan akuntansi keuangan meningkatkan penyajian laporan. walaupun mungkin ada konflik antara manajer dan investor, antara kelompok-kelompok lain, relatif terhadap isu apa memperbaiki laporan keuangan, karena kepentingan mereka tidak persis sama.
Teori Akuntansi dan Pembuatan Kebijakan
Hubungan antara teori akuntansi dan proses penetapan standar harus dipahami dalam konteks yang lebih luas, seperti terlihat pada pameran 1-1. kami mengingatkan bahwa pameran 1-1 sangat sederhana. Kondisi ekonomi berdampak pada kedua faktor politik dan teori akuntansi. faktor-faktor politik, pada gilirannya, juga berpengaruh pada teori akuntansimisalnya, setelah PSAK No 96 tentang alokasi pajak penghasilan muncul pada tahun 1987, beberapa artikel jurnal serta pembuat laporan keuangan perusahaan sangat dikritik itu. Akhirnya, faktor politik (lihat diskusi berikut) seperti kemahalan dan kesulitan untuk menerapkan PSAK 96 menyebabkan penggantian dengan PSAK no 109. Meskipun sederhana, Bukti 1-1 adalah titik awal yang baik untuk membawa keluar bagaimana ide-ide dan kondisi akhirnya menyatu ke dalam kebijakan-membuat keputusan yang membentuk laporan keuangan Badan-badan seperti FASB dan SEC, yang telah dibebankan dengan membuat aturan akuntansi keuangan, melakukan fungsi kebijakan. Fungsi kebijakan juga disebut pengaturan standar atau aturan pembuatan.
Dan secara khusus mengacu pada proses tiba pada pernyataan yang dikeluarkan oleh FASB atau SEC. Masukan untuk fungsi pembuatan kebijakan berasal dari tiga utama (meski tidak harus sama) sumber. Tingkat inflasi yang pada 1970-an, yang diragukan lagi catalvse yang memimpin FASB untuk memaksa pengungkapan informasi mengenai perubahan harga, adalah contoh klasik dari kondisi ekonomi yang dilanggar pada pembuatan kebijakan.
Teori akuntansi di kembangkan dan disaring dari proses penelitian akuntansi. Guru besar akuntansi biasanya mengerjakan penelitian, tetapi banyak individu dari organisasi pembuatan kebijakan, kantor akuntan publik dan privat industri juga memainkan peranan penting dalam proses penelitian. Standar dan pengumuman lain dari pembuatan kebijakan organisasi di interpretasi dan ditaruh ke dalam level latihan organisasi. Dari sini, keluaran dari level kebijakan diimplementasi pada level latihan akuntansi. Jelas, kita sudah masuk ke era dimana kegagalan dari perusahaan public yang besar misalnya : Enron, worldcom akan mempunyai pengaruh signifikan sejak standar akuntansi keuangan, peraturan audit dan struktur institusi organisasi seperti FASB dan SEC.
Rabu, 04 Januari 2012
Menggunakan Komputer Pribadi dalam Audit
Di masa lalu, para auditor hanya menggunakan pensil dan lembar kolom untuk melakukan tugas mereka. Mesin tambahan muncul dalam lingkungan bisnis dan para auditor mengadopsinya sebagai alat untuk meningkatkan produktivitas. Pada tahun 1960-an, komputer mainframe menjadi alat terbaru bagi para auditor. Sejak saat itu para auditor mulai mencari cara untuk meningkatkan efisiensi mereka, dan akhirnya mereka mencapai efektivitas melalui penggunaan mesin-mesin ini sebagai alat audit.
Serangkaian pertanyaan mulai timbul dari analisis kegiatan audit.
• Dapatkah sistem tersebut menguji perhitungan independen yang di buat oleh auditor?
• Dapatkah sistem tersebut memilih bagian yang akan di uji berdasarkan pada kriteria yang di buat oleh auditor?
• Dapatkah pemilihan dengan banyak tahap dilakukan agar sampel umum dapat diambil serta transaksi-transaksi yang berbeda diidentifikasi untuk diperiksa secara khusus?
• Dapatkah keseluruhan arsip diperiksa daripada hanya bergantung pada sampling?
• dapatkah arsip disajikan ke auditor dalam cara yang berbeda untuk menfasilitasi pemeriksaan penyimpangan atas berbagai transaksi?
Menggunakan Komputer Pribadi dalam Audit
Cepatnya perubahan teknologi telah berpengaruh pada praktik audit dan aspek lain dari perusahaan. Penggunaan PC, laptop, peralatan genggam dan perlengkapan Internet lainnya tampaknya makin banyak dari hari ke hari. Peralatan ini menawarkan peluang untuk menyatukan teori dan praktik melalui alat yang efesien dan efektif.
PC digunakan untuk pembelajaran, pengujian audit, dokumentasi, manajemen proyek audit akses ke informasi, penulisan, presentasi dan sejumlah aplikasi lainnya.
Jenis-jenis Komputer Pribadi
Satu dari isu utama yang coba untuk ditangani oleh para auditor adalah jenis PC yang seharusnya mereka gunakan. Hal ini sering kali mengarah ke pembahasaan nama merek, identifikasi prosesor, serta kecepatan kerja. Terdapat sejumlah hal yang tidak dapat dipungkiri tentang apa yang harus diingat oleh auditor.
• Mesin apa pun yang dibeli hari ini akan dikalahkan oleh teknologi baru dalam 12 hingga 18 bulan mendatang. Akan tetapi mesin yang dibeli saat ini tidak akan berhenti berfungsi hanya karena terdapat tekbologi yang baru.
• Tidak akan ada pengguna yang menyadari semua produktivitas mesin apa pun yang disediakan sebelum akhir umur ekonomisnya.
Laptop menjadi peralatan yang standar bagi auditor. Laptop jelas memiliki semua kemampuan dari semua saudaranya yang berukuran lebih besar yang diletakkan di atas meja. Laptop memiliki random access memory (RAM) dan kemampuan penyimpanan data (hard disk) yang sama dengan model komputer desktop.
Lingkungan Operasi
Lingkungan operasi komputer auditor lebih penting daripada kecepatannya. Lingkungan operasi akan menentukan seberapa cepat auditor memproses hasil, dan kecepatan hasil lebih penting daripada kecepatan komputer itu sendiri. Tiga karakterisitk yang telah menggerakkan peningkatan produktivitas pengguna adalah multitugas, interaksi aplikasi, dan graphic user interface (GUI).
Multitugas, multitugas (secara umum berarti melakukan tugas dalam saat yang bersamaan) telah dilakukan oleh komputer mainframe sejak beberapa dekade lalu. Dulu, PC tidak benar-benar melakukan beberapa tugas pada saat yang bersamaan. Kecepatan belajar. Keuntungan nyata lainnya dari lingkungan operasi multitugas adalah peningkatan standardisasi cara peranti lunak disajikan ke pengguna.
Interaksi aplikasi penggunaan lingkungan memberikan lebih banyak produktivitas bagi para auditor melalui penggunaan sumber daya komputer yang mebih luas serta proses yang lebih cepat melalui kurva pembelajaran. Pembagian data antar-aplikasi tersedia di lingkungan multitugas. Fasilitas ini meniadakan banyak operasi 'cut dan 'paste'. Aplikasi lainnya akan memungkinkan auditor untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas. Contohnya, auditor dapat memindai dokumen untuk memfasilitasi entri data.
Graphic user interface. Fitur tambahan di sebagian besar sistem multitugas adalah graphic user interface. Di lingkungan ini para pengguna menggunakan peralatan petunjuk elektronik yang di sebut sebagai mouse serta gambar yang di sebut (icon), untuk memerintahkan suatu kegiatan pada komputer.
Peranti Lunak Komputer Pribadi yang Digunakan dalam Udit
Auditor memiliki akses ke berbagai peralatan peranti lunak, dan terdapat sejumlah perusahaan yang menulis atau "memublikasikan" aplikasi peranti lunak. Hal ini berarti bahwa auditor dapat menemukan beberapa sistem word processing yang ramah bagi auditor, beberapa sistem spreadsheet, dan lain-lain.
Spreadsheet
Spreadsheet adalah kertas berkolom dalam komputer serta kalkulator. Spreadsheet digunakan untuk jadwal akuntansi, arsip basis data "flat", presentasi geografis nilai numerik dan pemodelan "bagaimana jika" (what-if). Spreadsheet haruslah merupakan aplikasi pertama yang di kuasai oleh auditor.
Spreadsheet terdiri atas kolom dan baris. Setiap perpotongan kolom dan baris disebut sebagai sel (cell). Pada daftar di bawah ini, istilah "paket" akan digunakan untuk merujuk pada sistem spreadsheet yang dapat dibeli dan di-instal pada satu mesin sebagai unit tunggal. Fiturnya adalah:
• Lingkungan multitugas:
• Multipel spreadsheet dan pembuatan hubungan spreadsheet
• Pemprograman makro
• Bagan dan Grafik
• Saluran cepat ke aplikasi lainnya
• Pemeriksa ejaan
• Pilihan cetak terintegrasi
• Fungsi dan prosedur analitis bawaan
• Tutorial
• Pengeditan drag dan drop
• Perintah penjumlahan cepat
• Pengisian atau penyebaran secara intuitif
• Anotasi dan catatan
• Kemampuan melakukan konversi
Word Processing
Word processing adalah tempat auditor menyiapkan temuannya, mengirimkan surat dan memo, serta memublikasikan kebijakan dan prosedur administratif. Peranti lunak word processing merupakan peranti lunak yang melebihi mesin ketik elektronik. Terdapat sejumalah besar bagian laporan audit yang diulang dalam setiap laporan hanya dengan sedikit perubahan. Penggunaan pernyataan yang sama harus di kontrol secara hati-hati dan penuh pertimbangan oleh pihak manajemen audit.
Arsip-arsip elektronik dalam komputer lebih nyaman untuk digunakan dan kemudahan untuk merujuk pada bentuk elektronik tersebut akan mendorong para auditor untuk mengonsultasikannya.
Terdapat banyak paket peranti lunak word processing di pasar.
• Lingkungan multitugas (multitasking environment)
• Pemeriksaan ejaan (spelling checker)
• Pemeriksaan bahasa (grammar checking)
• Pencarian kata-kata yang sama artinya (thesaurus)
• Multiarsip dan hubungan arsip (multiple files and file linking)
• Pemrograman macro (macro programming)
• Bagan dan grafik (charts and graphs)
• Saluran cepat ke aplikasi lainnya (hot link to the applications)
• Tutorial
• KEmampuan melakukan konversi (Conversion capability)
• Pilihan pencetakan terintegrasi (integrated printing option)
• Pembuatan garis besar (autlining)
• Edit dengan drag dan drop (drag and drop editing)
• Fungsi tabel (table functions)
• Mail marging
• Anotasi (annotation)
• Pencarian arsip (file searching)
• Daftar isi, indeks dan catatan kaki otomatis (automatic tables of contents, indexes and footnoies)
Pembuatan Bagan Alir
Paket pembuatan bagan alir secara elektronik telah meniadakan masalah itu dan membuat bagan alir menjadi alat yang nyaman sebagaimana semestinya. Jenis yang hierarkis adalah jenis yang berupa tiga dimensi. Lapisan teratasnya adalah gambaran umum dari keseluruhan proses yang dikurangi hingga hanya menajdi sedikit saja-idealnya tidak lebih dari sembilan-fungsi atau aktivitas utama. Paket pembuatan bagan alir juga sangat baik untuk memelihara data struktur organisasi. Bagan alir lebih sulit ditransfer dalam paket peranti lunak yang berbeda daripada pernati lunak spreadsheet dan word processing.
Terdapat beberapa alasan untuk memerhatikan kontrol entitas tambahan. Hubungan antarmitra dagang berubah dari lingkungan yang kompetitif menjadi hubungan kerja sama yang saling menguntungkan. Tampilan tersebut mendemostrasikan tiga pihak dalam transaksi EDI untuk pembelian barang dan layanan, yaitu: entitas, pemasok dan pihak ketiga yang dipercaya (trusted third party_TTP). Pada dasarnya, EDI, atau yang dapat dianggap sebagai pemprosesan transaksi tanpa kertas adalah sistem yang menguntungkan EDI dengan sistem menual, bayangkan tiga skenario: lingkungan yang manual, lingkungan EDI teoretis, dan lingkungan praktik.
Di dalam lingkungan semacam itu, perhatian utama meliputi kontrol umum dan kontrol transaksi. Beberapa contoh kontrol umum adalah:
(1) Pengembangan program dan kontrol perubahan-untuk memastikan bahwa peranti lunak melakukan hal-hal yang seharusnya dapat dilakukannya dan hanya melakukan apa yang seharusnya dilakukannya;
(2) Kontrol akses- untuk perlindungan yang memadai dari akses atau modifikasi yang tidak sah atas data atau program;
(3) Tindak lanjut manual kesalahan yang dideteksi oleh kontrol yang terprogram;
(4) Kontrol cadangan dan pemulihan; dan
(5) Jejak audit.
Kontrol transaksi, seperti (1) kontrol akurasi; (2) kontrol kelengkapan; dan (3) kontrol pengguna, dimplementasikan dalam semua tahapan (input, pemrosesan dan output) pemprosesan transaksi.
Peranti Lunak Manajemen Proyek Audit
Setiap auditor yang pernah bertanggung jawab dalam proyek audit bertindak sebagai manajer proyek. Proyek audit yang umum terdiri atas beberapa atau semua kegiatan berikut ini:
• Menelaah laporan audit dan kertas kerja sebelumnya tentang subjek audit ini.
• Menetapkan sumber daya staf yang dibutuhkan untuk audit ini.
• Membuat program kegiatan audit.
• Membuat penugasan personel
• Melakukan kesepakatan awal dengan klien
• Membuat rencana perjalanan dan menginap.
• Mengawasi kegiatan di lapangan
• Menelaah kertas kerja dan membuat catatan telaah.
• Membuat draf laporan (secara terus-menerus).
• Menindaklanjuti untuk melihat bahwa catatan penelaahan telah diproses.
• Mendiskusikan draf laporan dengan pihak manajemen klien.
• Menyelesaikan laporan
• mengirim laporan ke klien
• Mengadakan pertemuan dengan klien
• Menyimpan dalam arsip kertas kerja.
Peranti Lunak untuk Pemindai dan Optical Character Recognition
Para auditor membutuhkan buku petunjuk mengenai kebijakan dan prosedur dalam arsip komputer mereka agar dapat dirujuk dengan mudah. Terdapat dua jenis pemindai. Pertama adalah pemindai datar (flatbed). Pemindai ini tampak seperti versi mini mesin fotocopi. Dokumen yang akan dikopi dimasukkan ke dalam plat kaca datar dan sebuah sumber cahaya akan berjalan ke depan dan ke belakang di dalamnya. Pemindai datar beratnya ringan tetapi merupakan instrumen yang rapuh dan aneh untuk di bawa-bawa dalam lokasi di lapangan. Pemindai genggam umumnya agak lebih besar daripada gengaman tangan manusia yang normal. Pemindai itu berisi sumber cahaya dan digerakkan di atas dokumen yang akan di salin.
Peranti Lunak Grafik
Peranti lunak grafik digunakan oleh para auditor untuk sejumlah kegunaan. Contohnya adalah rencana tata ruang untuk menunjukkan arus kerja fisik; rencana ruang komputer untuk menunjukkan aksis fisik; alarm kebakaran dan lokasi peralatannya; serta rencana lokasi untuk melihat tempat berdirinya gedung di kampus.
Peranti Lunak Presentasi
Para auditor sering kali perlu membuat presentasi formal. Terdapat penyajian awal ke klien; presentasi temuan-temuan audit ke orang-orang yang di audit, pihak manajemen senior dan komite audit; presentasi "penjualan" untuk menjelaskan nilai dari layanan auditor; dan lain-lain. Peranti lunak semacam itu umumnya menyediakan fitur keamanan untuk membatasi akses ke data tersebut.
Peranti Lunak Lainnya
Para auditor harus memasukkan peranti lunak perlindungan virus (virus protection software) di komputer mereka dan memastikan bahwa sistem entitas dilindungi dengan benar. Para auditor harus secara teratur membuat cadangan data mereka. Hal ini juga berlaku untuk entitas tersebut secara keseluruhan.
Peranti Lunak Desktop Publishing
Peranti lunak desktop publishing memiliki banyak kemiripan dengan word processing. Perbedaab utamanya adalah kemampuan untuk menempatkan informasi di tempat yang diinginkan penulisanya. Semua orang membaca koran, newsletter dan majalah. Peranti lunak desktop publishing, yang di sebut juga sebagai peranti lunak tata letak halaman, memungkinkan penulisan/pemublikasi mencapai ke semua efek visual tanpa harus memperkerjakan ahli atau mengirim pekerjaan tersebut ke perusahaan khusus.
Sistem Ahli
Salah satu alat yang sudah pasti akan menjadi penting bagi para auditor di masa mendatang ini adalah sistem asli (expert system). Sistem penilaian kredit dapat meningkatkan dirinya snediri sejalan dengan ditelusurinya kinerja peminjam saat ini.
Intelijensi buatan telah tersedia dalam berbagai sistem yang sederhana seperti word processing sekalipun. Sistem word processing "mengawasi" kesalahan yang di deteksi oleh pemeriksa ejaan. Sistem audit akan dikembangkan untuk dapat membawa pengalaman dan pandangan para ahli yang bekerja sebagai audiotr di lapangan.
Kombinasi mainframe dan Komputer Pribadi
Beberapa auditor telah terbiasa menggunakan peranti lunak audit umum (generalized audit software-GAs) untuk mendapatkan data dalam bentuk laporan tercetak. Hal tersebut adalah langkah maju yang besar bagi auditor. Metode download dalam jumlah besar tidak mencoba untuk menggunakan agar dapat mengklasifikasikan, mmepelajari atau menganalisis data. Ekstraksi dari mainframe adalah bagian yang paling banyak memakan waktu dari proses tersebut.
Pertimbangan Khusus dalam Lingkungan Audit Elektronik
Hal ini meliputi memelihara kegiatan audit yang di catat dalam komputer dan memelihara integritas program audit, menelaah catatan, dan kertas kerja.
Integritas Program Audit
Integritas program audit adalah perhatian yang lebih di utama dalam lingkungan elekronik daripada lingkungan manual. Jika auditor lapangan memutuskan untuk mengeluarkan sebuah langkah, pemindahan tersebut harus di tandatangani atau sebagian dari halaman yang di cetak harus di potong.
Program audit tersebut dimasukkan ke dalam basis data yang di desain untuk tujuan ini sementara fungsi load dan delete berada di bawah password keamanan. Metode kedua adalah dengan menempatkan program audit dalam arsip read-only. Auditor lapangan dapat membaca arsip-arsip tersebut tetapi tidak dapat mengubah atau menghapusnya.
Metode lainnya adalah dengan mengedit arsip program audit ketika di kembalikan oleh auditor lapangan. Edit adalah perbandingan dari arsip yang dikembalikan oleh auditor lapangan dengan salinan arsip asli yang telah di setujui. Sekali lagi, efisiensi hilang dengan adanya keamanan.
Integritas Kertas Kerja dan Akuntabilitas Kegiatan yang Dilakukan
Jika auditor lapangan memberikan kertas kerja yang berisi jadwal dalam bentuk spreadsheet, data dapat diubah tanpa meninggalkan bekas. Auditor dapat memberikan pasword keamanan pada kertas kerja yang asli; akan tetapu harus ada sistem penyimpanan pusat password jika mereka membutuhkannya di masa mendatang.
Telaah Kertas Kerja dan Kontrol atas Catatan Telaah
Manfaat dan kerugian yang sama dari teknik keamanan sesuai untuk catatan telaah seperti juga untuk program audit. Penggunaan sistem basis data juga menawarkan kemampuan untuk mengotomatiskan beberapa proses penelaahan.
Jika sistem tersebut mensyaratkan auditor lapangan untuk menarik kesimpulan atas setiap kontrol diujinya, maka terdapat tahapan penelaahan otomatis lainnya. Bayangkan jika auditor memiliki pilihan berikut ini ketika menyimpulkan uji kontrol:
• Operasi yang memuaskan
• Kelemahan kecil
• Kelemahan besar
• Kontrol tidak beroperasi.
Kesimpulan apa pun selain dari operasi yang memuaskan akan menghasilkan temuan dan rekomendasikan untuk perbaikan. Hal ini menghemat waktu supervisor untuk mencaricari situasi ini. Jika catatan penelaahan di catat dalam sistem yang sama dan auditor di minta untuk menjawab catatan tersebut dalam sistem, penelaahan selanjutnya dapat diotomatiskan. Laporan yang otomatis dapat dihasilkan bagi semua catatan yang tidak terjawab. Tingkat supervisor dan manajerial dibayar tinggi dan keahlian mereka dibutuhkan dalam banyak aktivitas.
Mengelola Proyek Audit
Pertama, komputer dapat menyediakan langkah-langkah audit sesuai prioritasnya untuk memastikan bahwa langkah-langkah yang penting dilakukan terlebih dahulu dan langkah-langkah yang tidak penting dilakukan paling akhir. Jika program audit standar digunakan, sistem tersebut dapat melakukan sesi konsultasi untuk setiap langkah agar dapat membantu auditor mengelola waktu. Hal ini memungkinkan supervisor untuk menjawab pertanyaan atau menelaah kemajuan yang di buat, secara teratur.
Cadangan di Lapangan
Auditor yang bijak juga akan melakukan prosedur lainnya yang sederhana tetapi efektif-menyalin kertas kerja ke disket dan mengirimkan salinannya ke kantor audit sebelum mulai melakukan perjalanan kembali ke rumah. Hal ini akan memastikan bahwa satu salinan ada bersama auditor pada saat perjalanan dan salinan lainnya bepergian sendiri melalui surat.
Menyimpan Kertas Kerja
Jika seorang auditor menemukan kondisi tersebut dalam perusahaan yang diaudit, temuan dan laporan akan hilang. Jika kertas kerja telah di kurangi ke dalam bentuk arsip elektronik, arsip tersebut harus di simpan dalam bentuk tersebut untuk menghemat ruang dan untuk menyediakan akses langsung serta keamanan. Hal ini berarti auditor harus mampu berkata bahwa arsip elektronik, memang benar-benar menyajikan informasi asli dari audit tersebut. Persiapan harus dilakukan untuk penyimpangan kertas kerja yang berisi data tertentu yang membutuhkan tingkat keamanan lebih tinggi.
Pertimbangan Analisis Risiko
Analisis risiko yang diinformasikan agak terbatas di masa lalu karena memakan banyak tenaga kerja jika dilakukan secara manual. Jika kontrol yang diuji dibagi ke dalam beberapa kategori (contohnya, kontrol otorisasi, kontrol akuntansi, dan kontrol penjagaan), analisis yang luas mungkin menunjukkan bahwa lebih banyak kelemahan ditemukan dalam kontrol yang terkait dengan otorisasi daripada dalam kontrol akuntansi atau penjagaan.
Jika analisi tersebut menunjukkan penyebaran kelemahan dalam kegagalan kontrol dan kategori otoritas, maka ada indikasi bahwa komunikasi otoritas lemah. Auditor tersebut juga dapat mengamati kelemahan kontrol berdasarkan cara-cara sebagai berukut ini:
• Berdasarkan metode operasi: kontrol untuk deteksi vs kontrol untuk pencegahan
• Berdasarkan jenis kontrol: kontrol otorisasi vs kontrol penjagaan vs kontrol akuntansi vs kontrol ketaatan dan lain-lain.
• Berdasarkan tujuan kontrol: operasi, keuangan atau ketaatan atau gabungan dari semuanya.
• Berdasarkan gabungan dari karakteristik mana pun di atas.
Hal ini menjadikan auditor sebagai sumber daya yang lebih bernilai bagi organisasi. Masa depan akan membawa peluang sangat besar dalam meningkatkan teknik audit dan produktivitas audit.
Serangkaian pertanyaan mulai timbul dari analisis kegiatan audit.
• Dapatkah sistem tersebut menguji perhitungan independen yang di buat oleh auditor?
• Dapatkah sistem tersebut memilih bagian yang akan di uji berdasarkan pada kriteria yang di buat oleh auditor?
• Dapatkah pemilihan dengan banyak tahap dilakukan agar sampel umum dapat diambil serta transaksi-transaksi yang berbeda diidentifikasi untuk diperiksa secara khusus?
• Dapatkah keseluruhan arsip diperiksa daripada hanya bergantung pada sampling?
• dapatkah arsip disajikan ke auditor dalam cara yang berbeda untuk menfasilitasi pemeriksaan penyimpangan atas berbagai transaksi?
Menggunakan Komputer Pribadi dalam Audit
Cepatnya perubahan teknologi telah berpengaruh pada praktik audit dan aspek lain dari perusahaan. Penggunaan PC, laptop, peralatan genggam dan perlengkapan Internet lainnya tampaknya makin banyak dari hari ke hari. Peralatan ini menawarkan peluang untuk menyatukan teori dan praktik melalui alat yang efesien dan efektif.
PC digunakan untuk pembelajaran, pengujian audit, dokumentasi, manajemen proyek audit akses ke informasi, penulisan, presentasi dan sejumlah aplikasi lainnya.
Jenis-jenis Komputer Pribadi
Satu dari isu utama yang coba untuk ditangani oleh para auditor adalah jenis PC yang seharusnya mereka gunakan. Hal ini sering kali mengarah ke pembahasaan nama merek, identifikasi prosesor, serta kecepatan kerja. Terdapat sejumlah hal yang tidak dapat dipungkiri tentang apa yang harus diingat oleh auditor.
• Mesin apa pun yang dibeli hari ini akan dikalahkan oleh teknologi baru dalam 12 hingga 18 bulan mendatang. Akan tetapi mesin yang dibeli saat ini tidak akan berhenti berfungsi hanya karena terdapat tekbologi yang baru.
• Tidak akan ada pengguna yang menyadari semua produktivitas mesin apa pun yang disediakan sebelum akhir umur ekonomisnya.
Laptop menjadi peralatan yang standar bagi auditor. Laptop jelas memiliki semua kemampuan dari semua saudaranya yang berukuran lebih besar yang diletakkan di atas meja. Laptop memiliki random access memory (RAM) dan kemampuan penyimpanan data (hard disk) yang sama dengan model komputer desktop.
Lingkungan Operasi
Lingkungan operasi komputer auditor lebih penting daripada kecepatannya. Lingkungan operasi akan menentukan seberapa cepat auditor memproses hasil, dan kecepatan hasil lebih penting daripada kecepatan komputer itu sendiri. Tiga karakterisitk yang telah menggerakkan peningkatan produktivitas pengguna adalah multitugas, interaksi aplikasi, dan graphic user interface (GUI).
Multitugas, multitugas (secara umum berarti melakukan tugas dalam saat yang bersamaan) telah dilakukan oleh komputer mainframe sejak beberapa dekade lalu. Dulu, PC tidak benar-benar melakukan beberapa tugas pada saat yang bersamaan. Kecepatan belajar. Keuntungan nyata lainnya dari lingkungan operasi multitugas adalah peningkatan standardisasi cara peranti lunak disajikan ke pengguna.
Interaksi aplikasi penggunaan lingkungan memberikan lebih banyak produktivitas bagi para auditor melalui penggunaan sumber daya komputer yang mebih luas serta proses yang lebih cepat melalui kurva pembelajaran. Pembagian data antar-aplikasi tersedia di lingkungan multitugas. Fasilitas ini meniadakan banyak operasi 'cut dan 'paste'. Aplikasi lainnya akan memungkinkan auditor untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas. Contohnya, auditor dapat memindai dokumen untuk memfasilitasi entri data.
Graphic user interface. Fitur tambahan di sebagian besar sistem multitugas adalah graphic user interface. Di lingkungan ini para pengguna menggunakan peralatan petunjuk elektronik yang di sebut sebagai mouse serta gambar yang di sebut (icon), untuk memerintahkan suatu kegiatan pada komputer.
Peranti Lunak Komputer Pribadi yang Digunakan dalam Udit
Auditor memiliki akses ke berbagai peralatan peranti lunak, dan terdapat sejumlah perusahaan yang menulis atau "memublikasikan" aplikasi peranti lunak. Hal ini berarti bahwa auditor dapat menemukan beberapa sistem word processing yang ramah bagi auditor, beberapa sistem spreadsheet, dan lain-lain.
Spreadsheet
Spreadsheet adalah kertas berkolom dalam komputer serta kalkulator. Spreadsheet digunakan untuk jadwal akuntansi, arsip basis data "flat", presentasi geografis nilai numerik dan pemodelan "bagaimana jika" (what-if). Spreadsheet haruslah merupakan aplikasi pertama yang di kuasai oleh auditor.
Spreadsheet terdiri atas kolom dan baris. Setiap perpotongan kolom dan baris disebut sebagai sel (cell). Pada daftar di bawah ini, istilah "paket" akan digunakan untuk merujuk pada sistem spreadsheet yang dapat dibeli dan di-instal pada satu mesin sebagai unit tunggal. Fiturnya adalah:
• Lingkungan multitugas:
• Multipel spreadsheet dan pembuatan hubungan spreadsheet
• Pemprograman makro
• Bagan dan Grafik
• Saluran cepat ke aplikasi lainnya
• Pemeriksa ejaan
• Pilihan cetak terintegrasi
• Fungsi dan prosedur analitis bawaan
• Tutorial
• Pengeditan drag dan drop
• Perintah penjumlahan cepat
• Pengisian atau penyebaran secara intuitif
• Anotasi dan catatan
• Kemampuan melakukan konversi
Word Processing
Word processing adalah tempat auditor menyiapkan temuannya, mengirimkan surat dan memo, serta memublikasikan kebijakan dan prosedur administratif. Peranti lunak word processing merupakan peranti lunak yang melebihi mesin ketik elektronik. Terdapat sejumalah besar bagian laporan audit yang diulang dalam setiap laporan hanya dengan sedikit perubahan. Penggunaan pernyataan yang sama harus di kontrol secara hati-hati dan penuh pertimbangan oleh pihak manajemen audit.
Arsip-arsip elektronik dalam komputer lebih nyaman untuk digunakan dan kemudahan untuk merujuk pada bentuk elektronik tersebut akan mendorong para auditor untuk mengonsultasikannya.
Terdapat banyak paket peranti lunak word processing di pasar.
• Lingkungan multitugas (multitasking environment)
• Pemeriksaan ejaan (spelling checker)
• Pemeriksaan bahasa (grammar checking)
• Pencarian kata-kata yang sama artinya (thesaurus)
• Multiarsip dan hubungan arsip (multiple files and file linking)
• Pemrograman macro (macro programming)
• Bagan dan grafik (charts and graphs)
• Saluran cepat ke aplikasi lainnya (hot link to the applications)
• Tutorial
• KEmampuan melakukan konversi (Conversion capability)
• Pilihan pencetakan terintegrasi (integrated printing option)
• Pembuatan garis besar (autlining)
• Edit dengan drag dan drop (drag and drop editing)
• Fungsi tabel (table functions)
• Mail marging
• Anotasi (annotation)
• Pencarian arsip (file searching)
• Daftar isi, indeks dan catatan kaki otomatis (automatic tables of contents, indexes and footnoies)
Pembuatan Bagan Alir
Paket pembuatan bagan alir secara elektronik telah meniadakan masalah itu dan membuat bagan alir menjadi alat yang nyaman sebagaimana semestinya. Jenis yang hierarkis adalah jenis yang berupa tiga dimensi. Lapisan teratasnya adalah gambaran umum dari keseluruhan proses yang dikurangi hingga hanya menajdi sedikit saja-idealnya tidak lebih dari sembilan-fungsi atau aktivitas utama. Paket pembuatan bagan alir juga sangat baik untuk memelihara data struktur organisasi. Bagan alir lebih sulit ditransfer dalam paket peranti lunak yang berbeda daripada pernati lunak spreadsheet dan word processing.
Terdapat beberapa alasan untuk memerhatikan kontrol entitas tambahan. Hubungan antarmitra dagang berubah dari lingkungan yang kompetitif menjadi hubungan kerja sama yang saling menguntungkan. Tampilan tersebut mendemostrasikan tiga pihak dalam transaksi EDI untuk pembelian barang dan layanan, yaitu: entitas, pemasok dan pihak ketiga yang dipercaya (trusted third party_TTP). Pada dasarnya, EDI, atau yang dapat dianggap sebagai pemprosesan transaksi tanpa kertas adalah sistem yang menguntungkan EDI dengan sistem menual, bayangkan tiga skenario: lingkungan yang manual, lingkungan EDI teoretis, dan lingkungan praktik.
Di dalam lingkungan semacam itu, perhatian utama meliputi kontrol umum dan kontrol transaksi. Beberapa contoh kontrol umum adalah:
(1) Pengembangan program dan kontrol perubahan-untuk memastikan bahwa peranti lunak melakukan hal-hal yang seharusnya dapat dilakukannya dan hanya melakukan apa yang seharusnya dilakukannya;
(2) Kontrol akses- untuk perlindungan yang memadai dari akses atau modifikasi yang tidak sah atas data atau program;
(3) Tindak lanjut manual kesalahan yang dideteksi oleh kontrol yang terprogram;
(4) Kontrol cadangan dan pemulihan; dan
(5) Jejak audit.
Kontrol transaksi, seperti (1) kontrol akurasi; (2) kontrol kelengkapan; dan (3) kontrol pengguna, dimplementasikan dalam semua tahapan (input, pemrosesan dan output) pemprosesan transaksi.
Peranti Lunak Manajemen Proyek Audit
Setiap auditor yang pernah bertanggung jawab dalam proyek audit bertindak sebagai manajer proyek. Proyek audit yang umum terdiri atas beberapa atau semua kegiatan berikut ini:
• Menelaah laporan audit dan kertas kerja sebelumnya tentang subjek audit ini.
• Menetapkan sumber daya staf yang dibutuhkan untuk audit ini.
• Membuat program kegiatan audit.
• Membuat penugasan personel
• Melakukan kesepakatan awal dengan klien
• Membuat rencana perjalanan dan menginap.
• Mengawasi kegiatan di lapangan
• Menelaah kertas kerja dan membuat catatan telaah.
• Membuat draf laporan (secara terus-menerus).
• Menindaklanjuti untuk melihat bahwa catatan penelaahan telah diproses.
• Mendiskusikan draf laporan dengan pihak manajemen klien.
• Menyelesaikan laporan
• mengirim laporan ke klien
• Mengadakan pertemuan dengan klien
• Menyimpan dalam arsip kertas kerja.
Peranti Lunak untuk Pemindai dan Optical Character Recognition
Para auditor membutuhkan buku petunjuk mengenai kebijakan dan prosedur dalam arsip komputer mereka agar dapat dirujuk dengan mudah. Terdapat dua jenis pemindai. Pertama adalah pemindai datar (flatbed). Pemindai ini tampak seperti versi mini mesin fotocopi. Dokumen yang akan dikopi dimasukkan ke dalam plat kaca datar dan sebuah sumber cahaya akan berjalan ke depan dan ke belakang di dalamnya. Pemindai datar beratnya ringan tetapi merupakan instrumen yang rapuh dan aneh untuk di bawa-bawa dalam lokasi di lapangan. Pemindai genggam umumnya agak lebih besar daripada gengaman tangan manusia yang normal. Pemindai itu berisi sumber cahaya dan digerakkan di atas dokumen yang akan di salin.
Peranti Lunak Grafik
Peranti lunak grafik digunakan oleh para auditor untuk sejumlah kegunaan. Contohnya adalah rencana tata ruang untuk menunjukkan arus kerja fisik; rencana ruang komputer untuk menunjukkan aksis fisik; alarm kebakaran dan lokasi peralatannya; serta rencana lokasi untuk melihat tempat berdirinya gedung di kampus.
Peranti Lunak Presentasi
Para auditor sering kali perlu membuat presentasi formal. Terdapat penyajian awal ke klien; presentasi temuan-temuan audit ke orang-orang yang di audit, pihak manajemen senior dan komite audit; presentasi "penjualan" untuk menjelaskan nilai dari layanan auditor; dan lain-lain. Peranti lunak semacam itu umumnya menyediakan fitur keamanan untuk membatasi akses ke data tersebut.
Peranti Lunak Lainnya
Para auditor harus memasukkan peranti lunak perlindungan virus (virus protection software) di komputer mereka dan memastikan bahwa sistem entitas dilindungi dengan benar. Para auditor harus secara teratur membuat cadangan data mereka. Hal ini juga berlaku untuk entitas tersebut secara keseluruhan.
Peranti Lunak Desktop Publishing
Peranti lunak desktop publishing memiliki banyak kemiripan dengan word processing. Perbedaab utamanya adalah kemampuan untuk menempatkan informasi di tempat yang diinginkan penulisanya. Semua orang membaca koran, newsletter dan majalah. Peranti lunak desktop publishing, yang di sebut juga sebagai peranti lunak tata letak halaman, memungkinkan penulisan/pemublikasi mencapai ke semua efek visual tanpa harus memperkerjakan ahli atau mengirim pekerjaan tersebut ke perusahaan khusus.
Sistem Ahli
Salah satu alat yang sudah pasti akan menjadi penting bagi para auditor di masa mendatang ini adalah sistem asli (expert system). Sistem penilaian kredit dapat meningkatkan dirinya snediri sejalan dengan ditelusurinya kinerja peminjam saat ini.
Intelijensi buatan telah tersedia dalam berbagai sistem yang sederhana seperti word processing sekalipun. Sistem word processing "mengawasi" kesalahan yang di deteksi oleh pemeriksa ejaan. Sistem audit akan dikembangkan untuk dapat membawa pengalaman dan pandangan para ahli yang bekerja sebagai audiotr di lapangan.
Kombinasi mainframe dan Komputer Pribadi
Beberapa auditor telah terbiasa menggunakan peranti lunak audit umum (generalized audit software-GAs) untuk mendapatkan data dalam bentuk laporan tercetak. Hal tersebut adalah langkah maju yang besar bagi auditor. Metode download dalam jumlah besar tidak mencoba untuk menggunakan agar dapat mengklasifikasikan, mmepelajari atau menganalisis data. Ekstraksi dari mainframe adalah bagian yang paling banyak memakan waktu dari proses tersebut.
Pertimbangan Khusus dalam Lingkungan Audit Elektronik
Hal ini meliputi memelihara kegiatan audit yang di catat dalam komputer dan memelihara integritas program audit, menelaah catatan, dan kertas kerja.
Integritas Program Audit
Integritas program audit adalah perhatian yang lebih di utama dalam lingkungan elekronik daripada lingkungan manual. Jika auditor lapangan memutuskan untuk mengeluarkan sebuah langkah, pemindahan tersebut harus di tandatangani atau sebagian dari halaman yang di cetak harus di potong.
Program audit tersebut dimasukkan ke dalam basis data yang di desain untuk tujuan ini sementara fungsi load dan delete berada di bawah password keamanan. Metode kedua adalah dengan menempatkan program audit dalam arsip read-only. Auditor lapangan dapat membaca arsip-arsip tersebut tetapi tidak dapat mengubah atau menghapusnya.
Metode lainnya adalah dengan mengedit arsip program audit ketika di kembalikan oleh auditor lapangan. Edit adalah perbandingan dari arsip yang dikembalikan oleh auditor lapangan dengan salinan arsip asli yang telah di setujui. Sekali lagi, efisiensi hilang dengan adanya keamanan.
Integritas Kertas Kerja dan Akuntabilitas Kegiatan yang Dilakukan
Jika auditor lapangan memberikan kertas kerja yang berisi jadwal dalam bentuk spreadsheet, data dapat diubah tanpa meninggalkan bekas. Auditor dapat memberikan pasword keamanan pada kertas kerja yang asli; akan tetapu harus ada sistem penyimpanan pusat password jika mereka membutuhkannya di masa mendatang.
Telaah Kertas Kerja dan Kontrol atas Catatan Telaah
Manfaat dan kerugian yang sama dari teknik keamanan sesuai untuk catatan telaah seperti juga untuk program audit. Penggunaan sistem basis data juga menawarkan kemampuan untuk mengotomatiskan beberapa proses penelaahan.
Jika sistem tersebut mensyaratkan auditor lapangan untuk menarik kesimpulan atas setiap kontrol diujinya, maka terdapat tahapan penelaahan otomatis lainnya. Bayangkan jika auditor memiliki pilihan berikut ini ketika menyimpulkan uji kontrol:
• Operasi yang memuaskan
• Kelemahan kecil
• Kelemahan besar
• Kontrol tidak beroperasi.
Kesimpulan apa pun selain dari operasi yang memuaskan akan menghasilkan temuan dan rekomendasikan untuk perbaikan. Hal ini menghemat waktu supervisor untuk mencaricari situasi ini. Jika catatan penelaahan di catat dalam sistem yang sama dan auditor di minta untuk menjawab catatan tersebut dalam sistem, penelaahan selanjutnya dapat diotomatiskan. Laporan yang otomatis dapat dihasilkan bagi semua catatan yang tidak terjawab. Tingkat supervisor dan manajerial dibayar tinggi dan keahlian mereka dibutuhkan dalam banyak aktivitas.
Mengelola Proyek Audit
Pertama, komputer dapat menyediakan langkah-langkah audit sesuai prioritasnya untuk memastikan bahwa langkah-langkah yang penting dilakukan terlebih dahulu dan langkah-langkah yang tidak penting dilakukan paling akhir. Jika program audit standar digunakan, sistem tersebut dapat melakukan sesi konsultasi untuk setiap langkah agar dapat membantu auditor mengelola waktu. Hal ini memungkinkan supervisor untuk menjawab pertanyaan atau menelaah kemajuan yang di buat, secara teratur.
Cadangan di Lapangan
Auditor yang bijak juga akan melakukan prosedur lainnya yang sederhana tetapi efektif-menyalin kertas kerja ke disket dan mengirimkan salinannya ke kantor audit sebelum mulai melakukan perjalanan kembali ke rumah. Hal ini akan memastikan bahwa satu salinan ada bersama auditor pada saat perjalanan dan salinan lainnya bepergian sendiri melalui surat.
Menyimpan Kertas Kerja
Jika seorang auditor menemukan kondisi tersebut dalam perusahaan yang diaudit, temuan dan laporan akan hilang. Jika kertas kerja telah di kurangi ke dalam bentuk arsip elektronik, arsip tersebut harus di simpan dalam bentuk tersebut untuk menghemat ruang dan untuk menyediakan akses langsung serta keamanan. Hal ini berarti auditor harus mampu berkata bahwa arsip elektronik, memang benar-benar menyajikan informasi asli dari audit tersebut. Persiapan harus dilakukan untuk penyimpangan kertas kerja yang berisi data tertentu yang membutuhkan tingkat keamanan lebih tinggi.
Pertimbangan Analisis Risiko
Analisis risiko yang diinformasikan agak terbatas di masa lalu karena memakan banyak tenaga kerja jika dilakukan secara manual. Jika kontrol yang diuji dibagi ke dalam beberapa kategori (contohnya, kontrol otorisasi, kontrol akuntansi, dan kontrol penjagaan), analisis yang luas mungkin menunjukkan bahwa lebih banyak kelemahan ditemukan dalam kontrol yang terkait dengan otorisasi daripada dalam kontrol akuntansi atau penjagaan.
Jika analisi tersebut menunjukkan penyebaran kelemahan dalam kegagalan kontrol dan kategori otoritas, maka ada indikasi bahwa komunikasi otoritas lemah. Auditor tersebut juga dapat mengamati kelemahan kontrol berdasarkan cara-cara sebagai berukut ini:
• Berdasarkan metode operasi: kontrol untuk deteksi vs kontrol untuk pencegahan
• Berdasarkan jenis kontrol: kontrol otorisasi vs kontrol penjagaan vs kontrol akuntansi vs kontrol ketaatan dan lain-lain.
• Berdasarkan tujuan kontrol: operasi, keuangan atau ketaatan atau gabungan dari semuanya.
• Berdasarkan gabungan dari karakteristik mana pun di atas.
Hal ini menjadikan auditor sebagai sumber daya yang lebih bernilai bagi organisasi. Masa depan akan membawa peluang sangat besar dalam meningkatkan teknik audit dan produktivitas audit.
Selasa, 20 Desember 2011
Biaya Inkremental dan Sunk Cost
Biaya inkremental adalah biaya yang timbul sebagai akibat dari adanya suatu pengambilan keputusan. Biaya ini merupakan perubahan biaya total yang disebabkan adanya suatu keputusan yang dibuat. Biaya inkremental bisa bersifat tetap (fixed) atau variable, karena sebuah keputusan yang baru mungkin mengharuskan pembelian fasilitas modal tambahan, tambahan tenaga kerja dan bahan – bahan ekstra lainnya.
Biaya inkremental ini harus diidentikasi secara tepat. Hanya biaya – biaya yang berubah secara nyata sebagai akibat dari suatu keputusan yang boleh dimasukkan, tetapi semua biaya yang berubah sebagai akibat dari adanya keputusan tersebut harus dimasukkan. Faktor – faktor produksi yang menganggur (tak terpakai) yang tidak mempunyai penggunaan alternative tidak mempunyai biaya inkremental dan oleh karena itu bisa dianggap tidak mempunyai biaya. Biaya yang yang telah dikeluarkan untukpembelian mesin – mesin atau pabrik dan bangunan – bangunan harus dianggap sunk cost dan tidak dimasukkan ke dalam proses pembuatan keputusan kecuali tumbalnya positif. Karena itu tanpa adanya suatu kemungkinan penggunaan alternative dan tanpa adanya suatu penggunaan yang menguntungkan dari suatu sumber daya yang dimilki, maka biaya inkremental sumberdaya tersebut adalah nol.
Sebuah contoh untuk pengetian sunk cost. Missal, sebuah perusahaan akan mengambil keputusan untuk mengintrak pembangunan untuk sebuah gedung kesenian. Usulan proyek yang diajukan oleh perusahaan sudah mempertimbangkan peralatan, kemampuan,potensi dan lain – lain yang telah dimiliki perusahaan tersebut. Usulan yang dilakukan itu karena arsitekturnya telah ada, keseniannya telah berkembang, tanah untuk lokasi telah tersedia, banyak konsumen yang menghendakinya dan mampu untuk membayar dan lain – lain.
Potensi yang telah ada itulah kemudian berkembang menjadi apa yang disebut sunk cost. Jadi sunk cost adalah potensi atau kekayaan yang melatarbelakangi usulan suatu proyek (keputusan).
Biaya inkremental ini harus diidentikasi secara tepat. Hanya biaya – biaya yang berubah secara nyata sebagai akibat dari suatu keputusan yang boleh dimasukkan, tetapi semua biaya yang berubah sebagai akibat dari adanya keputusan tersebut harus dimasukkan. Faktor – faktor produksi yang menganggur (tak terpakai) yang tidak mempunyai penggunaan alternative tidak mempunyai biaya inkremental dan oleh karena itu bisa dianggap tidak mempunyai biaya. Biaya yang yang telah dikeluarkan untukpembelian mesin – mesin atau pabrik dan bangunan – bangunan harus dianggap sunk cost dan tidak dimasukkan ke dalam proses pembuatan keputusan kecuali tumbalnya positif. Karena itu tanpa adanya suatu kemungkinan penggunaan alternative dan tanpa adanya suatu penggunaan yang menguntungkan dari suatu sumber daya yang dimilki, maka biaya inkremental sumberdaya tersebut adalah nol.
Sebuah contoh untuk pengetian sunk cost. Missal, sebuah perusahaan akan mengambil keputusan untuk mengintrak pembangunan untuk sebuah gedung kesenian. Usulan proyek yang diajukan oleh perusahaan sudah mempertimbangkan peralatan, kemampuan,potensi dan lain – lain yang telah dimiliki perusahaan tersebut. Usulan yang dilakukan itu karena arsitekturnya telah ada, keseniannya telah berkembang, tanah untuk lokasi telah tersedia, banyak konsumen yang menghendakinya dan mampu untuk membayar dan lain – lain.
Potensi yang telah ada itulah kemudian berkembang menjadi apa yang disebut sunk cost. Jadi sunk cost adalah potensi atau kekayaan yang melatarbelakangi usulan suatu proyek (keputusan).
Selasa, 13 Desember 2011
Nilai Akuntansi
Nilai Akuntansi
Gray (1988) mengusulkan empat nilai identifikasi akuntansi, berasal dari tinjauan literatur akuntansi dan praktek, sebagai berikut:
1. Profesionalisme dibandingkan kontrol hukum: Nilai ini mencerminkan preferensi untuk melaksanakan penilaian profesional individu dan pemeliharaan profesional swa-regulasi yang bertentangan dengan kepatuhan dengan persyaratan hukum preskriptif dan kontrol hukum.
2. Keseragaman vs Fleksibilitas: Nilai ini mencerminkan preferensi untuk penegakan praktek akuntansi seragam antara perusahaan dan untuk penggunaan konsisten dari praktek-praktek tersebut dari waktu ke waktu, sebagai lawan fleksibilitas sesuai dengan keadaan yang dirasakan masing-masing perusahaan.
3. Konservatisme vs Optimisme: Nilai ini mencerminkan preferensi untuk pendekatan berhati-hati untuk pengukuran yang memungkinkan seseorang untuk mengatasi ketidakpastian peristiwa masa depan sebagai lawan pendekatan yang lebih optimis, laissez-faire, mengambil risiko.
4. Kerahasiaan vs Transparansi: Nilai ini mencerminkan preferensi untuk kerahasiaan dan pengungkapan informasi tentang bisnis hanya untuk mereka yang paling erat terlibat dengan manajemen dan pembiayaan sebagai lawan pendekatan yang lebih transparan, terbuka, dan publik akuntabel.
Profesionalisme vs Kontrol Wajib Gray mengusulkan nilai ini sebagai dimensi nilai akuntansi signifikan karena akuntan dianggap untuk mengadopsi sikap independen dan untuk melaksanakan penilaian masing-masing profesional, untuk sebagian besar atau lebih kecil, di seluruh dunia.
Sebuah kontroversi utama di banyak negara Barat, misalnya, mengelilingi masalah sejauh mana profesi akuntansi harus tunduk pada peraturan umum atau kontrol hukum atau harus diizinkan untuk mempertahankan kontrol atas standar akuntansi sebagai masalah regulasi diri pribadi. Pengembangan asosiasi profesional memiliki sejarah panjang, tetapi asosiasi jauh lebih mapan di negara-negara Anglo-Amerika, seperti Amerika Serikat dan Inggris daripada di beberapa negara Eropa kontinental (misalnya, Perancis, Jerman, dan Swiss ) dan di banyak negara kurang berkembang.
Di Inggris, misalnya, menyajikan konsep "pandangan yang benar dan adil" dari posisi keuangan perusahaan dan hasil sangat bergantung pada penilaian akuntan sebagai profesional independen. Hal ini agar sejauh bahwa pengungkapan informasi akuntansi luar, dan kadang-kadang bertentangan dengan, apa yang secara khusus diperlukan oleh hukum mungkin diperlukan. Hal ini kontras dengan posisi tradisional di Perancis dan Jerman, dimana peran akuntan profesional telah prihatin terutama dengan pelaksanaan persyaratan hukum yang relatif preskriptif dan rinci. Dengan pelaksanaan (UE) arahan Uni Eropa pada 1980-an, situasi ini diubah menjadi sejauh bahwa ada beberapa gerakan, jika tidak konvergensi, menuju pendekatan yang lebih undang-undang.
Keseragaman vs Fleksibilitas ini adalah dimensi akuntansi yang signifikan nilai karena sikap tentang keseragaman, konsistensi, atau komparabilitas adalah fitur mendasar dari prinsip-prinsip akuntansi di seluruh dunia. Nilai ini terbuka untuk interpretasi yang berbeda, mulai dari antar relatif ketat dan keseragaman antarwaktu, untuk konsistensi dalam perusahaan dari waktu ke waktu dan beberapa perhatian untuk perbandingan antara perusahaan, fleksibilitas relatif praktek akuntansi yang sesuai dengan keadaan masing-masing perusahaan.
Di negara-negara seperti Perancis dan Spanyol, misalnya, rencana akuntansi seragam serta pengenaan aturan pajak untuk tujuan pengukuran telah lama beroperasi karena sudah ada perhatian untuk memfasilitasi perencanaan nasional dan mengejar tujuan ekonomi makro. Sebaliknya, Inggris dan Amerika Serikat telah menunjukkan perhatian lebih dengan konsistensi antarwaktu dan beberapa derajat komparatif antar karena kebutuhan yang dirasakan untuk fleksibilitas.
Konservatisme vs Optimisme Ini adalah dimensi akuntansi yang signifikan nilai karena "konservatisme" ini bisa dibilang "prinsip yang paling kuno dan mungkin paling luas penilaian akuntansi" (Sterling, 1967).
Konservatisme atau kehati-hatian dalam pengukuran aset dan pelaporan keuntungan dipandang sebagai sikap dasar akuntan di seluruh dunia. Selain itu, konservatisme bervariasi menurut negara, mulai dari pendekatan yang sangat konservatif di Jepang dan beberapa negara Eropa kontinental (seperti Perancis, Jerman, dan Swiss) ke, lebih kurang konservatif sikap berani mengambil resiko akuntan di Amerika Serikat, Amerika Raya, dan, sampai batas tertentu, Belanda.
Berbagai dampak konservatisme pada praktek pengukuran akuntansi internasional juga telah ditunjukkan secara empiris. Perbedaan tersebut tampaknya diperkuat oleh pengembangan relatif dari pasar modal, tekanan yang berbeda dari kepentingan pengguna, dan pengaruh undang-undang pajak atas praktik akuntansi di negara-negara yang bersangkutan.
Kerahasiaan vs Transparansi Ini merupakan nilai dimensi akuntansi yang signifikan yang berasal banyak dari manajemen seperti halnya dari akuntan karena pengaruh manajemen pada kualitas dan kuantitas informasi yang diungkapkan kepada pihak luar. Kerahasiaan, atau kerahasiaan, dalam hubungan bisnis adalah tetap sikap dasar akuntansi.
Kerahasiaan juga tampaknya terkait erat dengan konservatisme. Kedua nilai menyiratkan pendekatan yang hati-hati dengan pelaporan keuangan perusahaan pada umumnya, tetapi kerahasiaan berkaitan dengan dimensi pengungkapan dan konservatisme berkaitan dengan dimensi pengukuran. Tingkat kerahasiaan tampaknya bervariasi di seluruh negara, dengan tingkat lebih rendah dari pengungkapan-termasuk kasus-rahasia cadangan terbukti di Jepang dan Eropa kontinental negara-negara seperti Perancis, Jerman, dan Swiss daripada di Amerika Serikat dan Inggris. Perbedaan-perbedaan ini juga tampaknya akan diperkuat oleh perkembangan pasar modal diferensial dan kepemilikan publik atas saham, yang sering memberikan insentif bagi pengungkapan sukarela informasi.
Gray (1988) mengusulkan empat nilai identifikasi akuntansi, berasal dari tinjauan literatur akuntansi dan praktek, sebagai berikut:
1. Profesionalisme dibandingkan kontrol hukum: Nilai ini mencerminkan preferensi untuk melaksanakan penilaian profesional individu dan pemeliharaan profesional swa-regulasi yang bertentangan dengan kepatuhan dengan persyaratan hukum preskriptif dan kontrol hukum.
2. Keseragaman vs Fleksibilitas: Nilai ini mencerminkan preferensi untuk penegakan praktek akuntansi seragam antara perusahaan dan untuk penggunaan konsisten dari praktek-praktek tersebut dari waktu ke waktu, sebagai lawan fleksibilitas sesuai dengan keadaan yang dirasakan masing-masing perusahaan.
3. Konservatisme vs Optimisme: Nilai ini mencerminkan preferensi untuk pendekatan berhati-hati untuk pengukuran yang memungkinkan seseorang untuk mengatasi ketidakpastian peristiwa masa depan sebagai lawan pendekatan yang lebih optimis, laissez-faire, mengambil risiko.
4. Kerahasiaan vs Transparansi: Nilai ini mencerminkan preferensi untuk kerahasiaan dan pengungkapan informasi tentang bisnis hanya untuk mereka yang paling erat terlibat dengan manajemen dan pembiayaan sebagai lawan pendekatan yang lebih transparan, terbuka, dan publik akuntabel.
Profesionalisme vs Kontrol Wajib Gray mengusulkan nilai ini sebagai dimensi nilai akuntansi signifikan karena akuntan dianggap untuk mengadopsi sikap independen dan untuk melaksanakan penilaian masing-masing profesional, untuk sebagian besar atau lebih kecil, di seluruh dunia.
Sebuah kontroversi utama di banyak negara Barat, misalnya, mengelilingi masalah sejauh mana profesi akuntansi harus tunduk pada peraturan umum atau kontrol hukum atau harus diizinkan untuk mempertahankan kontrol atas standar akuntansi sebagai masalah regulasi diri pribadi. Pengembangan asosiasi profesional memiliki sejarah panjang, tetapi asosiasi jauh lebih mapan di negara-negara Anglo-Amerika, seperti Amerika Serikat dan Inggris daripada di beberapa negara Eropa kontinental (misalnya, Perancis, Jerman, dan Swiss ) dan di banyak negara kurang berkembang.
Di Inggris, misalnya, menyajikan konsep "pandangan yang benar dan adil" dari posisi keuangan perusahaan dan hasil sangat bergantung pada penilaian akuntan sebagai profesional independen. Hal ini agar sejauh bahwa pengungkapan informasi akuntansi luar, dan kadang-kadang bertentangan dengan, apa yang secara khusus diperlukan oleh hukum mungkin diperlukan. Hal ini kontras dengan posisi tradisional di Perancis dan Jerman, dimana peran akuntan profesional telah prihatin terutama dengan pelaksanaan persyaratan hukum yang relatif preskriptif dan rinci. Dengan pelaksanaan (UE) arahan Uni Eropa pada 1980-an, situasi ini diubah menjadi sejauh bahwa ada beberapa gerakan, jika tidak konvergensi, menuju pendekatan yang lebih undang-undang.
Keseragaman vs Fleksibilitas ini adalah dimensi akuntansi yang signifikan nilai karena sikap tentang keseragaman, konsistensi, atau komparabilitas adalah fitur mendasar dari prinsip-prinsip akuntansi di seluruh dunia. Nilai ini terbuka untuk interpretasi yang berbeda, mulai dari antar relatif ketat dan keseragaman antarwaktu, untuk konsistensi dalam perusahaan dari waktu ke waktu dan beberapa perhatian untuk perbandingan antara perusahaan, fleksibilitas relatif praktek akuntansi yang sesuai dengan keadaan masing-masing perusahaan.
Di negara-negara seperti Perancis dan Spanyol, misalnya, rencana akuntansi seragam serta pengenaan aturan pajak untuk tujuan pengukuran telah lama beroperasi karena sudah ada perhatian untuk memfasilitasi perencanaan nasional dan mengejar tujuan ekonomi makro. Sebaliknya, Inggris dan Amerika Serikat telah menunjukkan perhatian lebih dengan konsistensi antarwaktu dan beberapa derajat komparatif antar karena kebutuhan yang dirasakan untuk fleksibilitas.
Konservatisme vs Optimisme Ini adalah dimensi akuntansi yang signifikan nilai karena "konservatisme" ini bisa dibilang "prinsip yang paling kuno dan mungkin paling luas penilaian akuntansi" (Sterling, 1967).
Konservatisme atau kehati-hatian dalam pengukuran aset dan pelaporan keuntungan dipandang sebagai sikap dasar akuntan di seluruh dunia. Selain itu, konservatisme bervariasi menurut negara, mulai dari pendekatan yang sangat konservatif di Jepang dan beberapa negara Eropa kontinental (seperti Perancis, Jerman, dan Swiss) ke, lebih kurang konservatif sikap berani mengambil resiko akuntan di Amerika Serikat, Amerika Raya, dan, sampai batas tertentu, Belanda.
Berbagai dampak konservatisme pada praktek pengukuran akuntansi internasional juga telah ditunjukkan secara empiris. Perbedaan tersebut tampaknya diperkuat oleh pengembangan relatif dari pasar modal, tekanan yang berbeda dari kepentingan pengguna, dan pengaruh undang-undang pajak atas praktik akuntansi di negara-negara yang bersangkutan.
Kerahasiaan vs Transparansi Ini merupakan nilai dimensi akuntansi yang signifikan yang berasal banyak dari manajemen seperti halnya dari akuntan karena pengaruh manajemen pada kualitas dan kuantitas informasi yang diungkapkan kepada pihak luar. Kerahasiaan, atau kerahasiaan, dalam hubungan bisnis adalah tetap sikap dasar akuntansi.
Kerahasiaan juga tampaknya terkait erat dengan konservatisme. Kedua nilai menyiratkan pendekatan yang hati-hati dengan pelaporan keuangan perusahaan pada umumnya, tetapi kerahasiaan berkaitan dengan dimensi pengungkapan dan konservatisme berkaitan dengan dimensi pengukuran. Tingkat kerahasiaan tampaknya bervariasi di seluruh negara, dengan tingkat lebih rendah dari pengungkapan-termasuk kasus-rahasia cadangan terbukti di Jepang dan Eropa kontinental negara-negara seperti Perancis, Jerman, dan Swiss daripada di Amerika Serikat dan Inggris. Perbedaan-perbedaan ini juga tampaknya akan diperkuat oleh perkembangan pasar modal diferensial dan kepemilikan publik atas saham, yang sering memberikan insentif bagi pengungkapan sukarela informasi.
Minggu, 11 Desember 2011
Teori Akuntansi dan Pembuatan Kebijakan
Hubungan antara teori akuntansi dan proses penetapan standar harus dipahami dalam konteks yang lebih luas, seperti terlihat pada pameran 1-1. kami mengingatkan bahwa pameran 1-1 sangat sederhana. Kondisi ekonomi berdampak pada kedua faktor politik dan teori akuntansi. faktor-faktor politik, pada gilirannya, juga berpengaruh pada teori akuntansimisalnya, setelah PSAK No 96 tentang alokasi pajak penghasilan muncul pada tahun 1987, beberapa artikel jurnal serta pembuat laporan keuangan perusahaan sangat dikritik itu. Akhirnya, faktor politik (lihat diskusi berikut) seperti kemahalan dan kesulitan untuk menerapkan PSAK 96 menyebabkan penggantian dengan PSAK no 109. Meskipun sederhana, Bukti 1-1 adalah titik awal yang baik untuk membawa keluar bagaimana ide-ide dan kondisi akhirnya menyatu ke dalam kebijakan-membuat keputusan yang membentuk laporan keuangan
badan-badan seperti FASB dan SEC, yang telah dibebankan dengan membuat aturan akuntansi keuangan, melakukan fungsi kebijakan. Fungsi kebijakan juga disebut pengaturan standar atau aturan pembuatan
Dan secara khusus mengacu pada proses tiba pada pernyataan yang dikeluarkan oleh FASB atau SEC. Masukan untuk fungsi pembuatan kebijakan berasal dari tiga utama (meski tidak harus sama) sumber. Tingkat inflasi yang pada 1970-an, yang diragukan lagi catalvse yang memimpin FASB untuk memaksa pengungkapan informasi mengenai perubahan harga, adalah contoh klasik dari kondisi ekonomi yang dilanggar pada pembuatan kebijakan.
Lampiran 1-1 Lingkungan Akuntansi Keuangan
Istilah political factors mengacu pada akibat sejak pembuatan kebijakan dari mereka yang menjadi subjek dari hasil peraturan atau regulasi. Termasuk dalam kategori ini auditor, yang bertanggung jawab untuk menilai peraturan-peraturan mana yang harus di ikuti, pembuat laporan keuangan, di wakili oleh organisasi, misalnya Eksekutif Keuangan Internasional ; Investor, di wakili oleh organisasi misalnya Analisis Keuangan Sewaan; dan masyarakat itu sendiri, yang mungkin di wakili oleh kelompok pemerintahan misalnya kongres atau departemen atau perwakilan cabang eksekutif dari pemerintah. Sebagai tambahan, manajemen dari perusahaan pusat dan asosiasi industry perdagangan merupakan komponen politik yang penting dari proses pembuatan kebijakan. Ketika sudah penting untuk memberikan suara kepada mereka yang dipengaruhi oleh pembuatan peraturan akuntansi, harus di ingat bahwa political factors mungkin menghancurkan proses peraturan yang standar. Satu contoh dari hal ini yaitu special purpose entity (SPE). SPE, seperti namanya, merupakan persiapan dimana perusahaan dan ekuitas dari luar investor bergabung dalam entitas sendiri yang akan melebarkan usahanya yang kuat. SPE membolehkan perusahaan untuk “memarkirkan” kewajiban pada neraca SPE jika ekuitas di luar investor sendiri sekecil 3% dari SPE. Meninggalkan kewajiban dari neraca itu sendiri meningkatkan rasio ekuitas hutang perusahaan dan secara umum memberikan neraca perusahaan itulah yang kita sebut face-lift. FASB diusahakan, tapi tidak bisa menyelesaikan masalah kewajiban SPE ke campur tangan politik oleh kantor akuntansi public Big Five. Lebih lanjut akan disebutkan dalam SPE bagian 17.
Teori akuntansi di kembangkan dan disaring dari proses penelitian akuntansi. Guru besar akuntansi biasanya mengerjakan penelitian, tetapi banyak individu dari organisasi pembuatan kebijakan, kantor akuntan public dan privat industry juga memainkan peranan penting dalam proses penelitian.
Standar dan pengumuman lain dari pembuatan kebijakan organisasi di interpretasi dan ditaruh ke dalam level latihan organisasi. Dari sini, keluaran dari level kebijakan diimplementasi pada level latihan akuntansi. Jelas, kita sudah masuk ke era dimana kegagalan dari perusahaan public yang besar misalnya : Enron, worldcom akan mempunyai pengaruh signifikan sejak standar akuntansi keuangan, peraturan audit dan struktur institusi organisasi seperti FASB dan SEC. Banyak dari berita ini akan di diskusikan di bagian 3, 11 dan 17, diantara lainnya.
Pengguna dari banyak kelompok dan termasuk pemegang saham potensial sebenarnya dan kreditur sebaik masyarakat banyak. Ini penting untuk mengingat bahwa pengguna tidak hanya mengerjakan laporan keuangan dan laporan dalam pembuatan keputusan tetapi juga di pengaruhi oleh fungsi pembuatan kebijakan dan implementasi saat level latihan akuntansi.
Semua segi dari teori akuntansi dan lingkungan kebijakan penting dan diterangkan dibuku ini. Keyakinan kami fokus pada bagian dari lintasan antara teori akuntansi dan fungsi kebijakan akuntansi.
badan-badan seperti FASB dan SEC, yang telah dibebankan dengan membuat aturan akuntansi keuangan, melakukan fungsi kebijakan. Fungsi kebijakan juga disebut pengaturan standar atau aturan pembuatan
Dan secara khusus mengacu pada proses tiba pada pernyataan yang dikeluarkan oleh FASB atau SEC. Masukan untuk fungsi pembuatan kebijakan berasal dari tiga utama (meski tidak harus sama) sumber. Tingkat inflasi yang pada 1970-an, yang diragukan lagi catalvse yang memimpin FASB untuk memaksa pengungkapan informasi mengenai perubahan harga, adalah contoh klasik dari kondisi ekonomi yang dilanggar pada pembuatan kebijakan.
Lampiran 1-1 Lingkungan Akuntansi Keuangan
Istilah political factors mengacu pada akibat sejak pembuatan kebijakan dari mereka yang menjadi subjek dari hasil peraturan atau regulasi. Termasuk dalam kategori ini auditor, yang bertanggung jawab untuk menilai peraturan-peraturan mana yang harus di ikuti, pembuat laporan keuangan, di wakili oleh organisasi, misalnya Eksekutif Keuangan Internasional ; Investor, di wakili oleh organisasi misalnya Analisis Keuangan Sewaan; dan masyarakat itu sendiri, yang mungkin di wakili oleh kelompok pemerintahan misalnya kongres atau departemen atau perwakilan cabang eksekutif dari pemerintah. Sebagai tambahan, manajemen dari perusahaan pusat dan asosiasi industry perdagangan merupakan komponen politik yang penting dari proses pembuatan kebijakan. Ketika sudah penting untuk memberikan suara kepada mereka yang dipengaruhi oleh pembuatan peraturan akuntansi, harus di ingat bahwa political factors mungkin menghancurkan proses peraturan yang standar. Satu contoh dari hal ini yaitu special purpose entity (SPE). SPE, seperti namanya, merupakan persiapan dimana perusahaan dan ekuitas dari luar investor bergabung dalam entitas sendiri yang akan melebarkan usahanya yang kuat. SPE membolehkan perusahaan untuk “memarkirkan” kewajiban pada neraca SPE jika ekuitas di luar investor sendiri sekecil 3% dari SPE. Meninggalkan kewajiban dari neraca itu sendiri meningkatkan rasio ekuitas hutang perusahaan dan secara umum memberikan neraca perusahaan itulah yang kita sebut face-lift. FASB diusahakan, tapi tidak bisa menyelesaikan masalah kewajiban SPE ke campur tangan politik oleh kantor akuntansi public Big Five. Lebih lanjut akan disebutkan dalam SPE bagian 17.
Teori akuntansi di kembangkan dan disaring dari proses penelitian akuntansi. Guru besar akuntansi biasanya mengerjakan penelitian, tetapi banyak individu dari organisasi pembuatan kebijakan, kantor akuntan public dan privat industry juga memainkan peranan penting dalam proses penelitian.
Standar dan pengumuman lain dari pembuatan kebijakan organisasi di interpretasi dan ditaruh ke dalam level latihan organisasi. Dari sini, keluaran dari level kebijakan diimplementasi pada level latihan akuntansi. Jelas, kita sudah masuk ke era dimana kegagalan dari perusahaan public yang besar misalnya : Enron, worldcom akan mempunyai pengaruh signifikan sejak standar akuntansi keuangan, peraturan audit dan struktur institusi organisasi seperti FASB dan SEC. Banyak dari berita ini akan di diskusikan di bagian 3, 11 dan 17, diantara lainnya.
Pengguna dari banyak kelompok dan termasuk pemegang saham potensial sebenarnya dan kreditur sebaik masyarakat banyak. Ini penting untuk mengingat bahwa pengguna tidak hanya mengerjakan laporan keuangan dan laporan dalam pembuatan keputusan tetapi juga di pengaruhi oleh fungsi pembuatan kebijakan dan implementasi saat level latihan akuntansi.
Semua segi dari teori akuntansi dan lingkungan kebijakan penting dan diterangkan dibuku ini. Keyakinan kami fokus pada bagian dari lintasan antara teori akuntansi dan fungsi kebijakan akuntansi.
Langganan:
Komentar (Atom)